Sabtu, 02 Agustus 2014

SITUASI PADA UNIT AQUAPONIK TERINTEGRASI VERMICOMPOSTER

Foto-foto di bawah ini adalah kondisi vermicomposter dan tanaman yang ditanam pada unit aquaponik :



Kondisi vermicomposter pada malam hari. Terlihat cacing tanah jenis Perionyx excavatus (blue worm) yang keluar dari persembunyiannya untuk aktif mencari makan dan kawin. Unit vermicomposter ini akan memakan sampah organik yang dimasukkan ke dalamnya dan menghasilkan cascing yang sangat bagus sebaagai pupuk bagi tanaman yang ada pada sistem aquaponik.

Tampak ikan memakan duckweed yang diberikan. Duckweed berasal dari bioreactor (bisa dilihat pada entri sebelum ini). Duckweed sangat bergizi umtuk ikan karena mengandung asam amino, vitamin, dan zat gizi lain yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan ikan.

Unit aquaponik dilihat secara keseluruhan yang mulai mampu menopang kehidupan di dalamnya dengan cukup baik.

Tampak tanaman kangkung dan kelor yang mulai tumbuh cukup subur. Di ujung kiri juga terlihat tanaman nenas, namun kondisinya kurang subur karena nenas cocoknya tumbuh pada kondisi pH agak masam, sedangkan pH effluent pada sistem aquaponik ini 8.2, tapi dicoba aja untuk melihat responnya lebih jauh.
Tanaman semangka sudah mulai tumbuh, semoga bisa menghasilkan buah yang manis.

Tanaman melon sudah menghasilkan buah, semoga terus tumbuh besar dan tidak terserang penyakit busuk akar seperti yang lalu.


Tanaman seledri sisa dapur yang ternyata bisa tumbuh subur. Gak perlu beli di pasar lagi.

Tanaman kelor dan kangkung yang semakin tumbuh meliar, perlu dipanen.

Demikianlah sekilas perkembangan sistem aquaponik yang saya coba, semoga bisa dilakukan juga oleh pembaca dalam rangka memproduksi sendiri makanan kita agar kita mendapatkan makanan yang bebas pestisida dan bahan kimia berbahaya lainnya.

Sampai jumpa di entri berikutnya.



Posting Komentar